Ingin segera kuakhiri sepi.
Agar tak lagi menghantui mimpi.
Secepatnya kau harus sadar.
Agar cintaku kembali bersandar.
Lebih dari seribu diksi.
Telah ku rajut dalam rangkaian puisi.
Tetapi percuma saja.
Kau semakin terlelap di pelukan senja.
Quatrain _ Sajak 4 Seuntai.
Krui Selatan, 18 Oktober 2014.
AIRA (Air dan Udara). Dua Sumber dari Empat Sumber Kehidupan. Akan Menjembatanimu Menuju Impian. Seperti Halnya Perahu yang Berlayar. Pasti Akan Berlabuh di Suatu Titik Persinggahan...
Total Pengunjung
Minggu, 09 November 2014
KENANGAN PENUH PILU (Aira Atlantis "Tak Sadar Part LVII")
Dari caramu bercanda.
Itu yang membuatmu beda.
Sehingga aku tak pernah jemu.
Menikmati manisnya senyummu.
Semua itu hanyalah masalalu.
Kenangan penuh pilu.
Tetap rapat tersimpan.
Dalam sisa kehidupan.
Kau adalah pelipur lara.
Yang kini membuatku terpenjara.
Oh, Putri Bermata Bundar.
Genap setahun kau tak sadar.
Quatrain _ Sajak 4 Seuntai.
Krui Selatan, 16 Oktober 2014.
Itu yang membuatmu beda.
Sehingga aku tak pernah jemu.
Menikmati manisnya senyummu.
Semua itu hanyalah masalalu.
Kenangan penuh pilu.
Tetap rapat tersimpan.
Dalam sisa kehidupan.
Kau adalah pelipur lara.
Yang kini membuatku terpenjara.
Oh, Putri Bermata Bundar.
Genap setahun kau tak sadar.
Quatrain _ Sajak 4 Seuntai.
Krui Selatan, 16 Oktober 2014.
HARUSKAH SAMPAI SERIBU HARI? (Aira Atlantis "Tak Sadar Part LVI")
Rinduku yang menggebu.
Beterbangan bagai debu.
Meninggalkan relung asmara.
Yang telah lama terpenjara.
Cintaku yang seputih salju.
Terpukul mundur sebelum maju.
Menyaksikan kau tetap terbaring.
Dalam aliran cinta yang mengering.
Haruskah sampai seribu hari.
Kau tetap diam tak sadar diri.
Semenjak setahun yang lalu.
Saat kisah kita berubah pilu.
Quatrain _ Sajak 4 Seuntai.
Krui Selatan, 01 Oktober 2014.
Beterbangan bagai debu.
Meninggalkan relung asmara.
Yang telah lama terpenjara.
Cintaku yang seputih salju.
Terpukul mundur sebelum maju.
Menyaksikan kau tetap terbaring.
Dalam aliran cinta yang mengering.
Haruskah sampai seribu hari.
Kau tetap diam tak sadar diri.
Semenjak setahun yang lalu.
Saat kisah kita berubah pilu.
Quatrain _ Sajak 4 Seuntai.
Krui Selatan, 01 Oktober 2014.
Senin, 08 September 2014
CINTA TAK MUNGKIN TERGANTIKAN (AIRA ATLANTIS "Tak Sadar Part LV")
Jalan hidupku kembali semu.
Setelah aku tak lagi bersamamu.
Kenangan telah terkubur lama.
Bersama pudarnya cinta yang ternama.
Dalam hatiku yang buntu.
Selalu kupercayakan itu.
Cinta tak mungkin tergantikan.
Dan kau tak mungkin dapat kulupakan.
Kuakui, semua telah pudar.
Pada saat kau tak lagi sadar.
Tetapi aku selalu bermimpi.
Kau datang mengusir sepi.
Quatrain _ Sajak 4 Seuntai.
Krui Selatan, 29 Agustus 2014.
Setelah aku tak lagi bersamamu.
Kenangan telah terkubur lama.
Bersama pudarnya cinta yang ternama.
Dalam hatiku yang buntu.
Selalu kupercayakan itu.
Cinta tak mungkin tergantikan.
Dan kau tak mungkin dapat kulupakan.
Kuakui, semua telah pudar.
Pada saat kau tak lagi sadar.
Tetapi aku selalu bermimpi.
Kau datang mengusir sepi.
Quatrain _ Sajak 4 Seuntai.
Krui Selatan, 29 Agustus 2014.
Minggu, 20 Juli 2014
MOVIE AIRA ATLANTIS STAGE VI
Meskipun masa lalu adalah masa lalu dan masa depan pun akan menjadi masa
lalu. Kisahmu kisahku kisah kita, tak akan pernah ku ubah.
Putri Bermata Bundar, kau tetaplah Lotus, Mawar Merekahku yang kini layu di ujung mimpi. Impianmu impianku impian kita, hanya tinggal SEPENGGAL KENANGAN YANG HILANG, yang telah ku sulam indah dalam larik-larik puisi.
AIRA tetaplah Air dan Udara. Dua sumber dari empat sumber kehidupan. Begitu juga dengan ATLANTIS, Peradaban cinta yang telah hilang musnah dalam sekejap mata. Segelintir kisah pilu yang akan tetap lahir dan menitis.
REKAMAN DIARY SENJA telah ku putar ulang. Dan SEJUMPUT KABUT MASA LALU akan tetap menjadi Oktober Kelabu. Karena DUA HARI SETELAH SABTU, air terjun berhias batu. Di situlah PUJANGGA PAHOCI berlumuran darah. DALAM SEBUAH PERTEMUAN. Mengukir duka rasa haru. Akhir dari perjumpaan. Awal dari cerita baru!
Putri Bermata Bundar, kau tetaplah Lotus, Mawar Merekahku yang kini layu di ujung mimpi. Impianmu impianku impian kita, hanya tinggal SEPENGGAL KENANGAN YANG HILANG, yang telah ku sulam indah dalam larik-larik puisi.
AIRA tetaplah Air dan Udara. Dua sumber dari empat sumber kehidupan. Begitu juga dengan ATLANTIS, Peradaban cinta yang telah hilang musnah dalam sekejap mata. Segelintir kisah pilu yang akan tetap lahir dan menitis.
REKAMAN DIARY SENJA telah ku putar ulang. Dan SEJUMPUT KABUT MASA LALU akan tetap menjadi Oktober Kelabu. Karena DUA HARI SETELAH SABTU, air terjun berhias batu. Di situlah PUJANGGA PAHOCI berlumuran darah. DALAM SEBUAH PERTEMUAN. Mengukir duka rasa haru. Akhir dari perjumpaan. Awal dari cerita baru!
Kamis, 10 Juli 2014
MOVIE AIRA ATLANTIS STAGE I - STAGE VI
STAGE I
http://www.youtube.com/watch?v=o5s4yLeou6c/
STAGE II
http://www.youtube.com/watch?v=2ScpTVP7Ugg/
STAGE III
http://www.youtube.com/watch?v=o5s4yLeou6c/
STAGE II
http://www.youtube.com/watch?v=2ScpTVP7Ugg/
STAGE III
STAGE IV
STAGE V
STAGE VI (THE END)
http://www.youtube.com/watch?v=JbU0e_BNBjo/
http://www.youtube.com/watch?v=JbU0e_BNBjo/
Langganan:
Postingan (Atom)





